Dardura Tools

Konversi Tanggal Hijriah ke Masehi dan Sebaliknya

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Konversi Tanggal Hijriah dan Masehi Dua Arah

Ilustrasi Konversi Tanggal Hijriah ke Masehi dan Sebaliknya

Sistem Kalender yang Dipakai Tool Ini

Tool ini mengonversi tanggal antara kalender Hijriah dan Masehi memakai perhitungan kalender Hijriah tabelar, yaitu kalender aritmetik dengan siklus 30 tahun berisi 11 tahun kabisat. Panjang bulan bergantian 30 dan 29 hari, dan Dzulhijjah menjadi 30 hari pada tahun kabisat. Titik acuan perhitungannya adalah 1 Muharram 1446 H yang bertepatan dengan 7 Juli 2024.

Isi dan Cara Kerja Konverternya

  • Dua arah konversi: Hijriah ke Masehi dan Masehi ke Hijriah
  • Input Hijriah berupa tahun, pilihan 12 bulan Hijriah, dan tanggal
  • Input Masehi berupa pemilih tanggal yang terisi otomatis dengan tanggal hari ini
  • Hasil ditampilkan lengkap dengan nama bulan dan tahun pada kedua penanggalan
  • Perhitungan memakai siklus 30 tahun dengan 11 tahun kabisat serta panjang bulan 29 dan 30 hari

Dipakai untuk Apa

  • Memperoleh perkiraan tanggal Masehi untuk hari besar Islam seperti awal Ramadhan atau Idul Adha
  • Menelusuri tanggal Hijriah pada dokumen lama, misalnya akta atau catatan berbahasa Arab
  • Menyiapkan jadwal acara keagamaan dengan gambaran tanggal Masehi-nya
  • Memeriksa penulisan tanggal Hijriah pada undangan, surat, atau pengumuman

Cara Konversi Hijriah ke Masehi dan Sebaliknya

  1. 1Pilih arah konversi, Hijriah ke Masehi atau Masehi ke Hijriah
  2. 2Untuk arah Hijriah ke Masehi, isi tahun Hijriah, pilih bulan, lalu isi tanggalnya
  3. 3Untuk arah Masehi ke Hijriah, pilih tanggal pada pemilih tanggal
  4. 4Klik tombol Konversi
  5. 5Baca hasil konversi beserta nama bulan pada kedua kalender

Selisih Satu Hari dan Hal Lain yang Perlu Diketahui

  • Contoh hasil tool ini: 1 Ramadhan 1447 H menjadi Selasa, 17 Februari 2026, sedangkan 1 Muharram 1447 H menjadi Kamis, 26 Juni 2025
  • Karena memakai kalender tabelar, hasilnya bisa berselisih satu hari dari tanggal yang ditetapkan pemerintah Indonesia melalui hisab dan rukyat
  • Jarak hari dihitung dari tanggal acuan, sehingga tahun kabisat Masehi maupun Hijriah ikut diperhitungkan
  • Untuk keperluan penanggalan resmi, cocokkan hasil dari halaman ini dengan kalender yang diterbitkan pemerintah atau lembaga yang berwenang
  • Untuk perhitungan ibadah yang bertumpu pada tanggal, misalnya fidyah atau zakat, gunakan tool terkait di situs ini lalu sesuaikan dengan kalender resmi

Pertanyaan Umum

Pilih mode Hijriah ke Masehi, isi tahun Hijriah, pilih bulan dari daftar 12 bulan Hijriah, lalu isi tanggalnya. Setelah menekan Konversi, hasilnya muncul sebagai tanggal Masehi lengkap dengan nama bulan, misalnya 1 Ramadhan 1447 H menjadi 17 Februari 2026.
Halaman ini memakai kalender Hijriah tabelar yang menghitung siklus tahun secara aritmetik. Penanggalan resmi di Indonesia ditetapkan lewat hisab dan rukyat, sehingga awal bulan bisa bergeser satu hari dari hasil perhitungan tabelar. Anggap hasil di sini sebagai perkiraan, lalu konfirmasi tanggal penting pada kalender resmi.
Kalender Hijriah tabelar adalah sistem penanggalan aritmetik dengan siklus 30 tahun yang memuat 11 tahun kabisat. Panjang bulannya bergantian 30 dan 29 hari, dan bulan Dzulhijjah menjadi 30 hari pada tahun kabisat sehingga satu tahun berisi 354 atau 355 hari.
Bisa. Pilih mode Masehi ke Hijriah; kolom tanggal sudah terisi dengan tanggal perangkat kamu hari ini, jadi cukup menekan Konversi untuk melihat padanan Hijriahnya.
Perhitungannya berbasis siklus 30 tahun dari titik acuan 1 Muharram 1446 H sehingga bisa dipakai untuk tahun sebelum maupun sesudahnya. Untuk tahun yang jauh dari acuan, tetap periksa hasilnya ke kalender resmi karena akumulasi selisih bisa menambah selisih hari.
Tidak. Seluruh konversi berjalan di browser memakai perhitungan tanggal JavaScript, jadi tanggal yang kamu pilih tidak dikirim atau disimpan.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.