Kalkulator Waktu
Advertisement
Google AdSense Placeholder
Tentang Kalkulator Waktu

Tentang Tools Ini
Kalkulator Waktu membantu Anda menghitung operasi waktu — menambah, mengurangi, dan mengukur selisih jam, menit, dan detik. Mendukung 3 mode: tambah/kurang durasi, hitung selisih dua waktu, dan konversi satuan waktu.
Fitur
- 3 mode: tambah/kurang durasi, selisih dua waktu, konversi satuan
- Format hasil HH:MM:SS
- Dukung crossing midnight (melewati tengah malam)
- Konversi jam ↔ menit ↔ detik
Manfaat
- Menghitung jam kerja, durasi perjalanan, lap time
- Membantu penjadwalan tugas dan proyek
- Cepat dan akurat basis 60
Cara Menggunakan
- 1Pilih mode: Tambah/Kurang Durasi, Selisih Dua Waktu, atau Konversi
- 2Masukkan waktu dalam format HH:MM:SS
- 3Untuk selisih: centang crossing midnight jika perlu
- 4Klik Hitung, lihat hasil
Tips
- Semua operasi dikonversi ke detik dulu, lalu balik ke HH:MM:SS
- 1 jam = 60 menit = 3.600 detik, 1 hari = 86.400 detik
- Crossing midnight: centang jika waktu mulai > waktu selesai (misal 23:00 ke 02:00)
- Gunakan untuk hitung durasi: 08:30 - 17:15 - 1 jam istirahat = 7 jam 45 menit
Pertanyaan Umum
Kalkulator otomatis menangani overflow dengan modulo 86.400 detik. Misal 23:00 + 3 jam = 02:00 (hari berikutnya). Untuk durasi murni, hasil bisa ditampilkan >24 jam.
Jam (clock time) menunjuk titik waktu spesifik (14:30). Durasi adalah lama waktu antar dua titik (2 jam 30 menit). Waktu - waktu = durasi. Waktu + durasi = waktu baru.
Default format 24 jam. Format 12 jam tersedia di pengaturan; 1:30 PM dikonversi ke 13:30 sebelum dihitung. Indonesia umumnya pakai format 24 jam.
Hitung selisih jam masuk-pulang, kurangi istirahat. Jika >8 jam (5 hari kerja) atau >7 jam (6 hari kerja), selisihnya adalah jam lembur. Lembur maksimal 4 jam/hari sesuai PP 35/2021.
Kalkulator fokus pada waktu absolut tanpa timezone. WIB ke WITA +1 jam, WIB ke WIT +2 jam. Indonesia tidak menerapkan DST.