Dardura Tools

Hitung Jumlah Pohon Sawit per Hektar (SPH)

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Tentang Hitung Jumlah Pohon Sawit per Hektar (SPH)

Ilustrasi Hitung Jumlah Pohon Sawit per Hektar (SPH)

Tentang Tools Ini

Kalkulator SPH Kelapa Sawit membantu Anda menghitung Standar Pokok per Hektar (SPH), yaitu jumlah bibit sawit yang ideal per hektar. Masukkan luas lahan, pilih pola tanam dan jenis daun, lalu dapatkan estimasi jumlah bibit serta perkiraan biaya bibit secara otomatis.

Fitur

  • Menghitung SPH (pokok per hektar) berdasarkan pola tanam
  • Menghitung perkiraan jumlah bibit untuk luas lahan tertentu
  • Menghitung estimasi biaya bibit secara opsional
  • Rekomendasi jarak tanam otomatis berdasarkan jenis daun
  • Mendukung pola persegi, segitiga sama sisi, dan segi enam

Manfaat

  • Menentukan jumlah bibit sawit yang ideal sebelum menanam
  • Memperkirakan kebutuhan biaya bibit dengan cepat
  • Membandingkan pola tanam dan jenis daun yang berbeda
  • Menghemat waktu dibandingkan perhitungan manual
  • Cocok untuk pekebun, petani, dan perencana kebun sawit

Cara Menggunakan

  1. 1Masukkan luas lahan dalam hektar, misalnya 2.5
  2. 2Pilih pola tanam: persegi, segitiga sama sisi, atau segi enam
  3. 3Pilih jenis daun sawit: daun panjang atau daun pendek
  4. 4Opsional: isi biaya per bibit untuk estimasi biaya
  5. 5Klik tombol Hitung untuk melihat hasil SPH dan jumlah bibit

Tips

  • Daun panjang (kanopi besar) membutuhkan jarak tanam lebih longgar
  • Daun pendek (kompak) bisa ditanam lebih rapat
  • Pola segitiga dan segi enam umumnya menghasilkan SPH lebih tinggi
  • Hasil perhitungan adalah estimasi; sesuaikan dengan kondisi lahan sebenarnya

Pertanyaan Umum

SPH (Standar Pokok per Hektar) adalah jumlah pohon atau bibit kelapa sawit yang ideal ditanam dalam satu hektar lahan. Nilai SPH ditentukan oleh pola tanam dan jarak antar pohon, sehingga sinar matahari dan nutrisi bisa diterima secara optimal oleh setiap pohon.
Rumus SPH tergantung pola tanam. Untuk pola persegi: SPH = 10.000 / (jarak X x jarak Y). Untuk pola segitiga atau segi enam: SPH = 10.000 / (sisi x sisi x 0,866). Luas satu hektar adalah 10.000 meter persegi.
Sawit berdaun panjang memiliki kanopi yang lebih besar sehingga membutuhkan jarak tanam lebih longgar (sekitar 9 x 9 meter). Sawit berdaun pendek lebih kompak sehingga bisa ditanam lebih rapat (sekitar 8 x 8 meter). Ini memengaruhi jumlah bibit per hektar.
Jumlah ideal umumnya sekitar 130-140 pokok per hektar untuk pola segitiga dengan jarak 9 meter, atau sekitar 135-145 pokok untuk jarak 9 x 9 meter. Hasil perhitungan di kalkulator ini adalah estimasi berdasarkan rumus standar.
Pola segitiga sama sisi (segitiga) dan segi enam menggunakan susunan heksagonal yang lebih efisien dibandingkan pola persegi. Faktor 0,866 membuat jarak antar pohon lebih optimal sehingga lebih banyak pohon yang bisa ditanam pada lahan yang sama.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.