Dardura Tools

Hitung Nilai Akademik Seleksi Polri (Akpol/Bintara)

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Simulasi Total Nilai Akademik Seleksi Polri

Ilustrasi Hitung Nilai Akademik Seleksi Polri (Akpol/Bintara)

Bobot 40% Akademik, 30% SKD, dan 30% Psikotes

Halaman ini menggabungkan tiga nilai seleksi menjadi satu angka dengan bobot yang sudah ditetapkan di dalam kalkulatornya: akademik 40%, SKD 30%, dan psikotes 30%. Setiap nilai harus berada di rentang 0 sampai 100, lalu totalnya dihitung dengan rumus akademik x 0,4 ditambah SKD x 0,3 ditambah psikotes x 0,3. Hasilnya ditampilkan sebagai satu angka dengan paling banyak dua angka di belakang koma, dan bobot yang dipakai diingatkan kembali di bawah hasilnya.

Isian dan Bentuk Hasilnya

  • Tiga kolom isian nilai: akademik, SKD, dan psikotes
  • Pembatasan nilai pada rentang 0 sampai 100
  • Total dihitung dengan bobot 40% akademik, 30% SKD, dan 30% psikotes
  • Bobot ditampilkan ulang di bawah hasil sebagai pengingat
  • Tombol Reset untuk membersihkan isian dan hasil sebelumnya

Untuk Apa Simulasi Ini Dipakai

  • Memperkirakan nilai gabungan setelah nilai tiap komponen diketahui
  • Menghitung ulang dengan cepat bila salah satu nilainya berubah
  • Menyusun target belajar pada komponen yang bobotnya paling besar
  • Membandingkan hasil beberapa kali latihan sebelum seleksi berlangsung

Cara Menghitung Nilai Akademik Polri

  1. 1Isi nilai akademikmu pada kolom pertama
  2. 2Isi nilai SKD dan nilai psikotes pada kolom berikutnya
  3. 3Klik tombol Hitung
  4. 4Baca total nilainya, lalu ulangi dengan nilai latihan yang berbeda untuk melihat pengaruh tiap komponen
  5. 5Klik Reset bila ingin mengisi dari awal

Contoh Perhitungan dan Hal yang Perlu Dicek

  • Rumusnya: total = (akademik x 0,4) + (SKD x 0,3) + (psikotes x 0,3)
  • Contoh: nilai akademik 80, SKD 90, dan psikotes 85 menghasilkan total 84,5
  • Contoh lain: nilai 70, 80, dan 75 menghasilkan total 74,5
  • Bobot 40-30-30 adalah angka yang dipakai kalkulator ini, sedangkan bobot dan komponen resmi ditetapkan panitia seleksi dan bisa berbeda pada setiap penerimaan, jadi jangan memakai hasilnya sebagai patokan kelulusan
  • Nilai jasmani tidak ada di kalkulator ini dan dihitung di tool terpisah, padahal tes jasmani biasanya juga menjadi komponen penilaian
  • Ketiga kolom harus berisi angka antara 0 sampai 100, karena di luar rentang itu halaman menampilkan pesan kesalahan dan tidak mengeluarkan hasil

Pertanyaan Umum

Kalikan nilai akademik dengan 0,4, nilai SKD dengan 0,3, dan nilai psikotes dengan 0,3, lalu jumlahkan ketiganya. Contohnya nilai 80, 90, dan 85 menghasilkan 32 + 27 + 25,5 = 84,5.
Kalkulator ini memakai bobot 40% untuk akademik, 30% untuk SKD, dan 30% untuk psikotes. Bobot resmi tiap penerimaan bisa berbeda dan ditetapkan panitia seleksi, jadi cek pengumuman resmi untuk angka yang berlaku pada tahun pendaftaranmu.
Tidak. Halaman ini hanya mengalikan nilai yang kamu masukkan dengan bobot tetap. Kelulusan ditentukan panitia berdasarkan seluruh tahap seleksi, termasuk jasmani, kesehatan, dan wawancara.
Di halaman lain, karena kalkulator ini khusus menghitung gabungan nilai akademik, SKD, dan psikotes. Gunakan kalkulator jasmani Polri yang tersedia di situs ini sebagai pasangannya.
Masukkan nilainya dalam skala 0 sampai 100, karena kalkulator ini hanya mengalikan angka dengan bobot tanpa mengubah skalanya lebih dulu. Bila nilai SKD-mu berada pada skala lain, ubah dulu ke bentuk yang sebanding agar hasilnya masuk akal.
Karena tiap nilai dikalikan bobot yang mengandung desimal, hasil penjumlahannya sering tidak bulat. Halaman ini menampilkan hasilnya dengan paling banyak dua angka di belakang koma tanpa membulatkan ke bilangan bulat.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.