Dardura Tools

Kalkulator Terbilang

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Tentang Kalkulator Terbilang

Ilustrasi Kalkulator Terbilang

Tentang Tools Ini

Kalkulator Terbilang mengonversi angka menjadi huruf/kata dalam Bahasa Indonesia secara otomatis. Mendukung angka hingga kuadriliun, bilangan desimal, dan bilangan negatif. Pilih mata uang (Rupiah/Dollar) untuk menambahkan satuan. Cocok untuk membuat kwitansi, cek, faktur, dan dokumen hukum.

Fitur

  • Konversi angka hingga kuadriliun (15 digit)
  • Dukungan bilangan desimal dan negatif
  • Pilihan mata uang: Rupiah, Dolar AS, atau tanpa mata uang
  • 4 opsi kapitalisasi: huruf kecil, kapital awal, kapital tiap kata, HURUF BESAR
  • Salin hasil dengan satu klik
  • Output Bahasa Indonesia baku sesuai EYD V

Manfaat

  • Hemat waktu membuat kwitansi dan faktur
  • Hindari kesalahan penulisan nominal dokumen hukum
  • Cocok untuk notaris, akuntan, dan administrasi perkantoran
  • Hasil sesuai standar KBBI dan EYD V

Cara Menggunakan

  1. 1Masukkan angka yang ingin dikonversi (hingga 15 digit)
  2. 2Pilih mata uang: Rupiah, Dolar AS, atau tanpa mata uang
  3. 3Pilih kapitalisasi sesuai kebutuhan dokumen
  4. 4Klik Konversi untuk melihat hasil terbilang

Tips

  • Gunakan koma untuk desimal, misal 1.500,50
  • Untuk dokumen notaris, biasakan angka diikuti terbilang dalam kurung
  • Pilih HURUF BESAR untuk dokumen formal seperti akta

Pertanyaan Umum

Terbilang wajib dicantumkan dalam dokumen keuangan dan hukum seperti kwitansi, cek, bilyet giro, akta notaris, kontrak, faktur pajak, dan surat perjanjian. Tujuannya mencegah pemalsuan angka dengan menambahkan digit. Aturan kwitansi materai diatur dalam UU 10/2020 tentang Bea Meterai.
Bagian desimal ditulis dengan kata 'koma' diikuti pembacaan digit per digit, contoh 3,14 menjadi 'tiga koma satu empat'. Untuk uang, bagian sen ditulis terpisah, misal Rp 100,50 menjadi 'seratus rupiah lima puluh sen'.
Bentuk baku menurut KBBI adalah 'miliar', sedangkan 'milyar' termasuk bentuk tidak baku. Untuk dokumen resmi gunakan 'miliar'.
Kalkulator ini mendukung angka hingga kuadriliun (15 digit). Untuk kebutuhan praktis di Indonesia, angka semacam APBN (sekitar Rp 3.500 triliun) masih di dalam rentang.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.