Dardura Tools

Cek Usia Kehamilan dan Perkembangan Janin

Pilih tanggal HPHT untuk menghitung usia kehamilan dan HPL.

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Menghitung Usia Kehamilan dan HPL dari HPHT

Ilustrasi Cek Usia Kehamilan dan Perkembangan Janin

Apa yang Dihitung Kalkulator Kehamilan Ini?

Kalkulator ini memperkirakan usia kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir (HPL) berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). HPL dihitung dengan menambahkan 280 hari (40 minggu) dari tanggal HPHT, lalu tool menampilkan usia kehamilan dalam minggu dan hari, trimester, progress kehamilan, serta sisa hari menuju HPL. Semua hasil bersifat estimasi dan perlu dikonfirmasi ke tenaga kesehatan.

Hasil yang Ditampilkan Setelah Input HPHT

  • Input tanggal HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)
  • Usia kehamilan dalam minggu dan hari berdasarkan selisih hari dari HPHT
  • HPL dihitung dengan rumus HPHT + 280 hari dan ditampilkan dalam format tanggal Indonesia
  • Penanda trimester: Trimester 1 (< 14 minggu), Trimester 2 (14–27 minggu), Trimester 3 (≥ 28 minggu)
  • Progress bar kehamilan dalam persen dari total ±280 hari
  • Sisa waktu menuju HPL dalam hari

Kenapa Mengetahui Usia Kehamilan Itu Penting

  • Memantau usia kehamilan secara mandiri di sela jadwal kontrol
  • Mengetahui perkiraan waktu kelahiran lebih awal untuk persiapan
  • Memahami fase kehamilan lewat penanda trimester
  • Menjadi bahan diskusi dengan bidan atau dokter kandungan

Cara Menghitung Usia Kehamilan

  1. 1Pilih tanggal HPHT pada kolom tanggal
  2. 2Usia kehamilan dalam minggu dan hari muncul otomatis
  3. 3Baca HPL beserta nama hari dan tanggalnya
  4. 4Lihat trimester, progress kehamilan, dan sisa hari menuju HPL
  5. 5Gunakan tombol Reset bila ingin memasukkan tanggal lain

Catatan Penting Seputar HPL

  • Contoh: bila HPHT 1 Januari 2026, HPL jatuh sekitar 8 Oktober 2026 (HPHT + 280 hari)
  • Usia kehamilan dihitung dari HPHT, bukan dari tanggal perkiraan pembuahan, karena waktu ovulasi sulit dipastikan
  • HPL adalah perkiraan, bukan tanggal pasti — persalinan bisa terjadi lebih cepat atau lebih lambat
  • Untuk pemantauan yang lebih akurat, dokter biasanya mengombinasikan HPHT dengan hasil USG

Pertanyaan Umum

HPHT adalah Hari Pertama Haid Terakhir, yaitu tanggal awal menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Tanggal ini dipakai sebagai titik awal menghitung usia kehamilan karena waktu ovulasi dan pembuahan sulit ditentukan secara pasti.
HPL dihitung dengan menambahkan 280 hari (40 minggu) ke tanggal HPHT. Contoh HPHT 1 Januari 2026 menghasilkan HPL sekitar 8 Oktober 2026.
Karena sebagian besar ibu tidak mengetahui tanggal pasti ovulasi atau pembuahan. HPHT adalah tanggal yang bisa diingat dan menjadi acuan standar selama siklus haid teratur sekitar 28 hari.
Tidak. HPL adalah perkiraan berdasarkan rumus 280 hari. Kelahiran bisa terjadi lebih awal atau lebih lambat dari perkiraan, sehingga HPL perlu dikonfirmasi lewat pemeriksaan bidan atau dokter, biasanya dengan USG.
Tool menampilkan tiga trimester: Trimester 1 untuk usia kehamilan di bawah 14 minggu, Trimester 2 untuk 14–27 minggu, dan Trimester 3 untuk 28 minggu ke atas. Setiap fase menandai tahap perkembangan yang berbeda.
Progress dihitung dari jumlah hari sejak HPHT dibagi ±280 hari, lalu dibatasi antara 0–100%. Setelah melewati HPL, sisa hari ditampilkan sebagai 0 karena tool tidak menghitung hari keterlambatan.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.