Dardura Tools

Kalkulator Dana Pensiun

Advertisement

Google AdSense Placeholder

Tentang Kalkulator Dana Pensiun

Ilustrasi Kalkulator Dana Pensiun

Tentang Tools Ini

Kalkulator Dana Pensiun membantu Anda memperkirakan berapa dana yang dibutuhkan untuk pensiun nyaman. Memperhitungkan inflasi, return investasi, dan pengeluaran masa pensiun. Menghitung gap antara dana yang sudah terkumpul dan kebutuhan, serta berapa yang harus ditabung per bulan mulai sekarang.

Fitur

  • Input usia sekarang, usia pensiun, dan harapan hidup
  • Pengeluaran bulanan disesuaikan inflasi hingga masa pensiun
  • Dana terkumpul yang sudah dimiliki (JHT, DPLK, reksa dana)
  • Asumsi inflasi dan return investasi yang dapat disesuaikan
  • Metode 4% withdrawal rule untuk target dana pensiun
  • Kontribusi bulanan yang diperlukan

Manfaat

  • Ketahui target dana pensiun secara realistis
  • Hindari pensiun tanpa persiapan finansial
  • Bandingkan skenario usia pensiun berbeda
  • Perencanaan investasi jangka panjang yang terukur

Cara Menggunakan

  1. 1Masukkan usia sekarang dan usia rencana pensiun
  2. 2Isi pengeluaran bulanan saat ini
  3. 3Masukkan dana pensiun yang sudah terkumpul
  4. 4Pilih asumsi inflasi dan return investasi
  5. 5Tentukan ekspektasi usia harapan hidup
  6. 6Klik Hitung untuk melihat gap dan kontribusi bulanan

Tips

  • Mulai menabung sedini mungkin untuk manfaat compound interest maksimal
  • Gunakan return investasi realistis: reksa dana saham 10-12%, obligasi 6-7%
  • Target income replacement ratio 70-80% dari gaji terakhir

Pertanyaan Umum

OJK merekomendasikan 70-80% income replacement ratio. Target umum adalah 10-12x penghasilan tahunan terakhir tersimpan di usia 55. Manfaat JHT BPJS hanya menutup sekitar 15-25% kebutuhan, sehingga DPLK pribadi, reksa dana, atau properti wajib jadi pelengkap.
JHT adalah akumulasi iuran 5,7% upah beserta hasil pengembangan dan dibayar saat syarat klaim terpenuhi. JP memberi manfaat berkala bila masa iur memenuhi syarat. DPLK adalah produk pensiun sukarela dari bank/asuransi.
Mulai semuda mungkin. Contoh: menabung Rp 1 juta/bulan dari usia 25 dengan return 10% menghasilkan Rp 3,16 miliar di usia 55. Mulai dari usia 35 hanya menghasilkan Rp 1,13 miliar. OJK merekomendasikan minimal 10-15% penghasilan untuk pensiun sejak gaji pertama.
Diversifikasi sesuai usia: 20-30an alokasi 70-80% saham, 20-30% obligasi. Usia 40-50an geser ke 50-50. Mendekati pensiun, aman di obligasi negara (ORI, SBR) dan deposito. Properti sewa dan emas bagus sebagai hedge inflasi.

Tidak Menemukan Tools yang Anda Butuhkan?

Kirimkan request dan kami akan mempertimbangkan untuk menambahkannya.