Menghitung CC atau Kapasitas Mesin Motor/Mobil
Advertisement
Google AdSense Placeholder
Tools Terkait
Estimasi Biaya BBM untuk Perjalanan
Hitung estimasi biaya bahan bakar minyak (BBM) untuk perjalanan berdasarkan jarak, konsumsi kendaraan, dan harga BBM.
Panduan dan Perbandingan Ukuran Ban Mobil/Motor
Hitung dimensi ban berdasarkan ukuran ban (contoh: 205/55 R16). Ketahui lebar, tinggi, diameter, keliling, dan perbedaan ukuran antar ban.
Panduan Menghitung CC Mesin Motor dan Mobil

Apa Itu CC Mesin?
CC (cubic centimeter) pada kendaraan menunjukkan volume ruang bakar yang disapu piston, yang biasa disebut kapasitas silinder atau engine displacement. Kalkulator ini menghitung kapasitas mesin motor atau mobil dari diameter bore (mm), panjang stroke (mm), dan jumlah silinder, lalu menampilkan total kapasitas mesin dan kapasitas per silinder dalam satuan cc.
Data yang Dimasukkan dan Hasil yang Ditampilkan
- Pilih jumlah silinder dari 1 hingga 12 silinder
- Masukkan diameter bore dan panjang stroke dalam milimeter (mm)
- Hasil berupa kapasitas mesin total (cc) dan kapasitas per silinder (cc)
- Memakai rumus volume silinder: V = (π/4) × bore² × stroke
- Hasil langsung dihitung lewat tombol Hitung CC Mesin
Kapan Perhitungan CC Dibutuhkan?
- Membantu memperkirakan kapasitas mesin saat merencanakan bore up atau stroke up
- Membandingkan spesifikasi mesin kendaraan tanpa membuka buku manual
- Memahami arti angka 125 cc, 250 cc, hingga 1.500 cc pada spesifikasi kendaraan
- Menjadi bahan pertimbangan saat memilih motor atau mobil sesuai kebutuhan
Cara Menghitung CC Mesin
- 1Pilih jumlah silinder mesin pada menu dropdown (contoh: 1 untuk motor biasa)
- 2Isi diameter bore dalam mm (contoh: 70)
- 3Isi panjang stroke dalam mm (contoh: 60)
- 4Klik tombol Hitung CC Mesin untuk melihat total kapasitas dan kapasitas per silinder
- 5Ubah angka lalu hitung ulang untuk membandingkan skenario lain
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Rumus kapasitas mesin: (π/4) × bore² × stroke × jumlah silinder, lalu dibagi 1.000 agar hasilnya dalam satuan cc
- Contoh: motor 1 silinder dengan bore 70 mm dan stroke 60 mm menghasilkan sekitar 231 cc
- Hasil bisa berbeda 1–2 angka dari spesifikasi pabrikan karena pembulatan dan toleransi ukuran komponen
- Untuk keperluan administrasi kendaraan, gunakan angka kapasitas mesin resmi di STNK
Pertanyaan Umum
Rumus kapasitas mesin: (π/4) × diameter bore² × panjang stroke × jumlah silinder, hasilnya dibagi 1.000. Contoh motor 1 silinder dengan bore 70 mm dan stroke 60 mm: 0,785 × 70² × 60 × 1 ÷ 1.000 = sekitar 231 cc.
Bore adalah diameter lubang silinder tempat piston bergerak, sedangkan stroke adalah jarak tempuh piston dari titik teratas ke titik terbawah. Keduanya diukur dalam milimeter (mm) dan menjadi variabel utama perhitungan kapasitas mesin.
Perbedaan biasanya berasal dari pembulatan hasil dan nilai aktual bore/stroke yang tidak bulat. Misalnya spesifikasi resmi ditulis 149 cc, hasil hitung tool bisa menunjukkan 148–151 cc tergantung angka yang dimasukkan.
Tool ini mendukung pilihan 1 hingga 12 silinder, sehingga bisa dipakai untuk motor 1–2 silinder, mobil 3–4 silinder, hingga mesin dengan silinder lebih banyak.
Kapasitas mesin dari kalkulator ini bersifat estimasi. Untuk dokumen resmi, gunakan angka kapasitas mesin yang tertera di STNK atau buku manual kendaraan karena angka tersebut ditetapkan oleh pabrikan.